• Beranda
  • Artikel
  • Beragam Cara Blokir Email Spam Dengan Tepat dan Mudah

Beragam Cara Blokir Email Spam Dengan Tepat dan Mudah

c
Cloudmatika·Maret 26, 2026
Cara blokir email spam untuk menjaga keamanan inbox

Ada banyak cara untuk memblokir email spam yang bisa Anda lakukan. Email spam ini memang terkadang membahayakan karena dapat berisi penipuan dan risiko malware. Selain itu, email spam juga terkadang menyebalkan karena sering kali berisi pesan promosi tanpa izin dari penggunanya.

Lantas, bagaimana sih cara memblokir email spam agar Anda tidak mendapatkannya lagi? Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Spam pada Email?

Spam pada email adalah pesan yang dikirimkan ke dalam kotak masuk email seseorang tanpa seizin dari penggunanya, alias email yang tidak diundang. Artinya, email spam dikirimkan dari pengguna lain yang tidak diketahui atau dikirimkan oleh sebuah organisasi tanpa seizin dari penggunanya.

Anda bisa mengibaratkan email spam sebagai SMS promosi atau tawaran kredit yang masuk ke dalam kotak pesan nomor telepon Anda secara sembarangan. Padahal, Anda tidak menyetujui untuk mendapatkan SMS sejenis itu sebelumnya. Nah, hal tersebut sama dengan email spam ini, di mana kebanyakan isinya adalah pesan promosi yang tidak disetujui.

Ada banyak alasan mengapa seorang spammer, atau orang yang mengirimkan email spam, bisa mengirimkan pesan tersebut ke dalam kotak masuk email Anda. Berikut ini adalah beberapa alasannya:

  • Alamat email ditemukan secara acak: Biasanya, beberapa spammer sering kali asal memasukkan alamat email untuk mengirimkan pesannya. Sebagai contoh, seorang spammer bisa saja asal memasukkan nama seperti “Budi Daya” ke dalam alamat email tujuan. Alamat email tersebut bisa jadi budidaya(at)gmail(dot)com atau budi_daya(at)gmail(dot)com.
  • Kebocoran data: Beberapa aplikasi, website, atau perangkat lunak sering kali mengalami kebocoran data yang diakibatkan oleh serangan siber. Nah, tujuan dari serangan siber tersebut adalah untuk mendapatkan data-data seperti identitas, alamat email, dan informasi lainnya yang tersimpan di dalam aplikasi, website, atau perangkat lunak tersebut.
  • Alamat email Anda dijual kepada pihak ketiga: Setelah kebocoran data terjadi, biasanya data-data termasuk alamat email Anda dijual kepada pihak ketiga. Nantinya, pihak tersebut akan mengirimkan pesan-pesan spam ke dalam alamat email Anda.
  • Menemukan alamat email dari formulir yang Anda pernah isi: Cara lain spammer mendapatkan alamat email Anda biasanya adalah dari formulir yang pernah Anda isi sebelumnya. Biasanya, formulir seperti ketika mengisi absensi seminar mengharuskan Anda mencantumkan alamat email. Nah, dari formulir seperti itulah spammer mendapatkan alamat email Anda.

Selain alasan-alasan di atas, masih ada beberapa alasan lain yang menyebabkan Anda mendapatkan email spam dari para spammer tersebut. Maka dari itu, pastikan Anda tidak memberikan alamat email Anda secara sembarangan, baik secara online maupun offline.

Bagaimana Cara Blokir Email Spam di Gmail dan Yahoo?

Pada akun Gmail, setiap email spam yang masuk biasanya akan terfilter dan masuk ke dalam kotak spam. Namun, walaupun begitu, terkadang masih ada beberapa email spam yang lolos dan malah terkirim ke dalam kotak masuk utama Gmail Anda.

Anda memang dapat menghapus email spam tersebut ketika menerimanya. Namun, menghapus email spam tersebut tidak akan menghentikan spammer mengirimkan email spam lainnya. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghentikannya, antara lain:

1. Unsubscribe Email Berlangganan

Terkadang, email spam yang terkirim ke dalam kotak masuk utama akun Gmail Anda adalah email berlangganan yang sebelumnya sudah Anda setujui. Nah, jika Anda mendaftar di situs yang mengirimkan banyak email, seperti promosi atau buletin, Anda dapat menggunakan tautan berhenti berlangganan untuk berhenti menerima email ini.

Untuk melakukan unsubscribe pada email berlangganan, pertama-tama Anda perlu membuka email tersebut. Selanjutnya, cari tombol atau tautan yang bertuliskan “Unsubscribe” atau “Berhenti Berlangganan” pada bagian paling bawah dari email tersebut. Setelah itu Anda akan diarahkan kepada laman yang mengonfirmasi aksi tersebut.

Jika pada laman tersebut sudah dikatakan bahwa Anda telah berhasil melakukan unsubscribe atau berhenti berlangganan, maka Anda tidak akan mendapatkan email spam tersebut lagi. Jika Anda tidak menemukan tombol atau tautan yang bertuliskan “Unsubscribe” atau “Berhenti Berlangganan,” maka Anda dapat mengikuti cara-cara lainnya di bawah ini.

2. Melaporkan Email sebagai Spam

Cara memblokir email spam selanjutnya adalah dengan melaporkan email spam yang terkirim ke dalam kotak masuk utama Gmail Anda sebagai spam. Untuk melakukan hal ini, Anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Buka email spam tersebut.
  • Pada pojok kanan atas, cari ikon titik tiga vertikal.
  • Pada pilihan menu yang muncul, klik pilihan “Report spam” atau “Laporkan spam.”
  • Setelah email tersebut dilaporkan sebagai spam, pesan selanjutnya yang dikirimkan oleh alamat email tersebut akan otomatis masuk ke dalam kotak spam.

3. Blokir Alamat Email yang Mengirim Spam

Cara blokir email spam yang bisa Anda lakukan juga adalah dengan memblokir alamat email yang mengirim pesan spam dari akun Gmail Anda. Untuk melakukan hal ini, Anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Buka email spam tersebut.
  • Pada pojok kanan atas, cari ikon titik tiga vertikal.
  • Pada pilihan menu yang muncul, klik pilihan “Block [Alamat Email].”
  • Setelah pengirim email tersebut Anda blok, alamat email tersebut tidak akan bisa lagi mengirimkan pesan apa pun ke akun Gmail Anda.

4. Cara Blokir Email Spam di Yahoo Mail 

Selain Gmail, Yahoo Mail juga punya fitur untuk menyaring dan memblokir email spam. Berikut langkah-langkahnya di Yahoo Mail versi desktop.

  • Tandai sebagai spam. Buka email yang mengganggu, lalu klik tombol Mark as spam. Yahoo akan memindahkan email tersebut ke folder Spam dan belajar menyaring email serupa.
  • Berhenti berlangganan. Jika email berasal dari mailing list, Yahoo biasanya menawarkan opsi Unsubscribe setelah Anda menandainya sebagai spam. Klik opsi ini agar email serupa tidak dikirim lagi.
  • Blokir pengirim. Klik ikon titik tiga (More options), lalu pilih Settings dan buka Security and Privacy. Selanjutnya, klik Add di bagian Blocked addresses, masukkan alamat email pengirim, lalu klik Save. Yahoo memungkinkan Anda memblokir hingga 1.000 alamat.
  • Buka blokir jika perlu. Di menu yang sama, arahkan kursor ke alamat yang ingin dibuka, lalu klik ikon Delete.

Cara Mengatasi Email Spam di Email Kantor

Cara di atas cocok untuk akun pribadi. Namun, email kantor punya tantangan yang berbeda. Satu domain bisa dipakai puluhan hingga ratusan karyawan, sehingga memblokir spam satu per satu di setiap akun tentu tidak efisien.

Selain itu, spam di email kantor sering membawa ancaman yang lebih serius, seperti phishing dan malware. Menurut IBM Cost of a Data Breach Report 2025, phishing menjadi pintu masuk serangan siber yang paling sering terjadi. Karena itu, perusahaan perlu langkah perlindungan di tingkat organisasi, bukan hanya di tiap pengguna.

1. Saring Spam Langsung di Level Server

Pertama, gunakan filter spam yang bekerja sebelum email masuk ke inbox karyawan. Dengan begitu, spam, phishing, dan malware sudah tertahan di server, sehingga karyawan tidak perlu memblokirnya satu per satu.

2. Aktifkan SPF, DKIM, dan DMARC

Kedua, minta tim IT mengatur SPF, DKIM, dan DMARC pada domain email perusahaan. Tiga pengaturan ini membantu server penerima memastikan bahwa email benar-benar dikirim dari domain Anda. Akibatnya, pelaku akan lebih sulit memalsukan alamat email kantor untuk mengirim spam atau phishing. 

3. Pantau Email yang Keluar dari Kantor

Spam tidak selalu datang dari luar. Jika akun karyawan dibobol, akun tersebut bisa dipakai untuk mengirim spam ke klien dan mitra. Lebih buruk lagi, alamat IP kantor bisa masuk daftar hitam (blacklist), sehingga email resmi perusahaan ikut masuk ke folder spam penerima. Oleh sebab itu, pantau juga email keluar, bukan hanya email masuk.

4. Latih Karyawan Mengenali Spam

Terakhir, ajak karyawan untuk tidak membuka lampiran atau mengklik link dari pengirim yang tidak dikenal. Hindari juga tombol unsubscribe pada email yang mencurigakan, karena pengirim bisa memakainya untuk memastikan alamat Anda masih aktif. Sebagai gantinya, minta karyawan melaporkan email mencurigakan ke tim IT.

Lindungi Email Kantor dengan Mail Buster

Untuk menjalankan langkah-langkah tersebut secara otomatis, Cloudmatika menghadirkan Mail Buster. Layanan ini menyaring email masuk dengan teknologi self-learning yang didukung intelijen ancaman global secara real-time. Di sisi lain, Mail Buster juga memantau email keluar dan bisa mengunci akun yang terindikasi mengirim spam, sehingga reputasi domain Anda tetap terjaga.

Bahkan saat server email kantor sedang mengalami gangguan, Mail Buster menyimpan email masuk dalam antrean agar tidak ada email yang hilang. Jika tertarik, Anda dapat menghubungi kami di sini. Semoga penjelasan cara memblokir email spam ini dapat membantu Anda. 

Ajakan Bertindak

Tidak Perlu Blokir Email Spam Satu per Satu

Memblokir email spam secara manual dapat membantu mengurangi pesan yang tidak diinginkan. Namun, ancaman seperti phishing, malware, dan ransomware membutuhkan perlindungan yang lebih menyeluruh.

Mail Buster dari Cloudmatika membantu menyaring ancaman email masuk dan keluar melalui perlindungan berlapis, sehingga spam dan email berbahaya dapat dideteksi sebelum mencapai inbox pengguna.

Tingkatkan keamanan email bisnis Anda dengan perlindungan otomatis dari Mail Buster.

c
Ditulis olehCloudmatika
Mail Buster

Spam Terus Masuk? Saatnya Tingkatkan Keamanan Email Anda

Lindungi Email Bisnis dengan Mail Buster Cloudmatika

Whatsapp Chat Chat Kami Disini
Scroll to Top