• Beranda
  • Artikel
  • 5 Perbedaan Utama Antara HTTP dan HTTPS yang Sangat Penting bagi Situs Web Anda

5 Perbedaan Utama Antara HTTP dan HTTPS yang Sangat Penting bagi Situs Web Anda

Cloudmatika / Maret 20, 2026
5 Perbedaan Utama Antara HTTP dan HTTPS yang Sangat Penting bagi Situs Web Anda

Jika Anda menggunakan internet, Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah HTTP atau HTTPS yang muncul di depan nama domain situs web yang Anda kunjungi. Apa arti kedua istilah ini? Dan apa perbedaan antara HTTP dan HTTPS? Simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini!

Apa itu HTTP?

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, yaitu protokol yang memungkinkan komunikasi antar sistem yang berbeda. Salah satu contohnya adalah pengiriman data dari server web ke browser. Saat Anda mencari informasi secara online, HTTP memfasilitasi pengiriman data dari server web ke browser sehingga Anda dapat melihat informasi yang Anda cari.

Saat Anda mengakses sebuah situs web, teks “HTTP” muncul di awal domain. Namun, HTTP memiliki kelemahan: data yang dikirimkannya kurang terlindungi. Hal ini meningkatkan risiko pihak jahat menyalahgunakannya. Apa itu HTTPS? HTTPS adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol Secure—versi HTTP yang lebih aman dan canggih. Misalnya, saat Anda mengunjungi situs web dengan fitur login atau transaksi pembayaran, Anda akan melihat HTTPS. HTTPS menggunakan TCP (Transmission Control Protocol) untuk mengirim dan menerima data melalui port 443 via koneksi yang dienkripsi oleh SSL/TLS.

{{blogcard id=”225″}}

Dengan kata lain, HTTPS jauh lebih aman daripada HTTP. Jadi, apa perbedaan antara HTTP dan HTTPS?

Apa Perbedaan Antara HTTP dan HTTPS?

Secara sekilas, HTTP dan HTTPS hanya berbeda satu huruf di akhir. Namun, dalam hal fungsi, perbedaannya terlihat jelas dalam pengembangan sistem keamanan di dalam protokol jaringan. Untuk detail lebih lanjut, berikut beberapa perbedaan utama antara HTTP dan HTTPS.

1. Penggunaan Port

Perbedaan pertama antara HTTP dan HTTPS terletak pada penggunaan port. Port adalah antarmuka logis yang tidak dapat dilihat atau disentuh secara fisik. Namun, port memungkinkan perangkat terhubung melalui protokol atau saluran komunikasi lainnya. Port logis memiliki berbagai jenis dan berfungsi untuk tujuan yang berbeda.

Pada HTTP, port yang digunakan adalah tipe 80, yang memfasilitasi konektivitas antara server web dan klien. Sementara itu, untuk mengakses HTTPS menggunakan SSL, Anda memerlukan port 443 untuk konektivitas jaringan.

2. Keamanan Data

Selain itu, data yang dikirim melalui protokol HTTP tidak dapat menjamin keamanan antara klien dan server. Inilah yang menyebabkan banyak masalah keamanan, seperti kebocoran data. Risiko data diintersepsi oleh pihak yang tidak dikenal sangat besar. Namun, saat menggunakan HTTPS, protokol kolaboratif memastikan keamanan data yang dikirim. Inilah mengapa HTTPS banyak diadopsi oleh pengembang web.

{{blogcard id=”161″}}

3. SSL

Pada perbedaan kunci ketiga, protokol komunikasi antara server dan klien bergantung pada kerangka kerja HTTP. Untuk mengimplementasikan protokol HTTPS, Anda harus memperoleh sertifikat SSL (Secure Sockets Layer).

Ada enam jenis sertifikat SSL yang dapat dibeli oleh pengembang web. SSL menampilkan ikon gembok di bilah alamat URL situs web, memungkinkan pengunjung mempercayai situs tersebut karena dianggap aman untuk berbagi data atau melakukan transaksi sensitif. SSL menjaga kerahasiaan data kritis, seperti PIN, kata sandi, dan identitas pribadi.

4. Kecepatan Pemuatan

Jika situs web Anda menggunakan server yang mendukung protokol HTTP/2, kecepatan pemuatan situs web Anda dapat lebih cepat saat menggunakan HTTPS. Protokol HTTP/2 meningkatkan kinerja HTTPS dengan mengurangi latensi dan konsumsi sumber daya—seperti bandwidth—sehingga mempercepat kecepatan situs web Anda.

Selain itu, penggunaan HTTPS memungkinkan Anda memanfaatkan AMP (Accelerated Mobile Pages). AMP adalah versi mobile situs web Anda yang berkinerja lebih cepat daripada versi desktop. Untuk menggunakan AMP, Anda harus terlebih dahulu menginstal sertifikat SSL di situs web Anda.

5. Manfaat Penggunaan

Saat Anda mengunjungi situs web HTTP dengan ikon gembok yang tidak terkunci, hal itu menandakan bahwa situs tersebut tidak aman. Terkadang, pengunjung mengalami masalah dan tidak dapat mengakses situs web atau dialihkan ke halaman lain.

Sebaliknya, menjelajahi situs web yang menggunakan protokol HTTPS memberikan ketenangan pikiran bagi pengguna. Pengunjung tidak perlu lagi khawatir saat memasukkan informasi sensitif.

Mengapa Situs Web Anda Harus Menggunakan HTTPS?

Anda kini memahami perbedaan antara HTTP dan HTTPS, di mana situs web yang menggunakan protokol HTTPS menawarkan keamanan yang lebih baik. Untuk pemahaman yang lebih baik, berikut adalah beberapa manfaat menggunakan HTTPS di situs web Anda:

1. Enkripsi Menjamin Komunikasi yang Aman

Pertama, pesan yang dienkripsi dengan protokol HTTPS tidak dapat dibaca, didekripsi, atau disadap selama transmisi antara browser dan server. Ini berarti Anda dapat mencegah banyak serangan yang mencoba mencuri informasi dari situs web Anda dengan menyadap transfer data, seperti serangan Man-in-the-Middle.

Ini berarti pengguna yang memasukkan informasi sensitif atau melakukan transaksi akan terlindungi dengan baik, misalnya saat berbelanja di platform e-commerce atau menggunakan aplikasi web.

2. Pengguna Lebih Mempercayai Situs Web dengan HTTPS:// di URL

Kedua, orang yang sudah memahami perbedaan antara HTTP dan HTTPS akan lebih mempercayai situs web yang menggunakan HTTPS. Banyak situs yang awalnya menggunakan protokol HTTP harus memperbarui tautan internal dan eksternal, lalu beralih ke HTTPS. Setelah itu, pengunjung mulai kembali.

Selain itu, browser dapat memperingatkan pengguna jika situs web yang mereka kunjungi tidak menggunakan protokol HTTPS. Hal ini dapat menyebabkan hampir semua pengunjung meninggalkan situs web Anda secara langsung.

3. Otentikasi Mencegah Serangan Hacking

Selain itu, HTTPS dapat mencegah serangan oleh hacker, terutama serangan man-in-the-middle dan domain spoofing. Serangan man-in-the-middle biasanya terjadi ketika seorang hacker menempatkan diri di antara dua perangkat dan menyadap atau mengubah komunikasi di antara keduanya. Di sisi lain, domain spoofing melibatkan seorang hacker yang membuat halaman yang meniru situs web yang sah. Pada dasarnya, hacker bertujuan untuk mencuri informasi sensitif.

{{blogcard id=”186″}}

4. HTTPS Merupakan Faktor Peringkat di Google

Terakhir, dengan halaman yang menggunakan HTTPS:// dalam URL, Anda dapat muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Hal ini menunjukkan bahwa HTTPS dapat meningkatkan lalu lintas ke situs web. Idealnya, lalu lintas yang lebih tinggi berarti lebih banyak peluang bagi perusahaan untuk menghasilkan penjualan. Inilah perbedaan utama antara HTTP dan HTTPS yang perlu Anda ketahui. Situs web yang aman menggunakan protokol HTTPS. Oleh karena itu, saat membangun situs web, gunakan protokol HTTPS. Selain itu, perhatikan penyedia layanan domain yang Anda pilih.

Pilih penyedia layanan domain yang berpengalaman dan profesional seperti Layanan Domain Cloudmatika. Berbagai ekstensi domain tersedia dengan harga terjangkau, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Hubungi Cloudmatika sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Whatsapp Chat Chat Kami Disini
Scroll to Top